| |
|
| Diet Berdampak Baik Bagi Penderita Maag | |
Diet berdampak baik bagi penderita maag
Pola diet seperti apa yang baik bagi penderita maag?
Pada dasarnya pola diet bagi penderita maag hampir sama dengan pola diet bagi orang yang tidak menderita sakit maag, yaitu : makan teratur, kurangi asupan lemak (dapat melemahkan klep kerongkongan bawah yang membuat naiknya cairan lambung ke kerongkongan), dan olahraga teratur. Berdasarkan prinsip tersebut maka kita dapat melakukan pilihan diet berikut ini :
1. Membagi 1 (satu) porsi makan menjadi 2 bagian / 2 kali makan.
Misalnya porsi sarapan cukup dimakan ½ saja, kemudian ½ lagi dimakan sekitar pk. 10.00, demikian juga halnya dengan makan siang dan malam. Antara 1-2 jam perut harus terisi. Yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya makan malam terakhir dilakukan minimal 1 jam sebelum tidur. Hal ini untuk mendukung program diet yang sedang djalankan. Pola diet seperti ii harus disertai dengan mengurangkan sedikit demi sedikit porsi makan dalam tiap kali makan.
2. Kurangi jumlah makanan Anda hingga 1/3 atau 1/2 dari porsi yang biasa Anda makan. Ganti camilan dengan buah-buahan segar yang tidak asam. Untuk pilihan minuman anda dapat meminum susu nonfat tanpa gula.
Prinsip utama untuk diet bagi penderita maag adalah jangan biarkan peut kosong dalam waktu yang terlalu lama, karena jika asam lambung yang sudah diproduksi ini tidak mempunyai bahan untuk dicerna maka dinding lambung yang menjadi sasarannya.
Mengapa diet baik penderita maag ?
Karena prinsip utama dalam mengurangi gejala maag sama dengan prinsip dalam menjalankan diet, yaitu : mengatur jadwal makan secara teratur dengan pola porsi kecil dan frekuensi lebih sering. Jadi mulai sekarang bagi para penderita sakit maag tidak perlu lagi merasa khawatir untuk melakukan diet, asal dilakukan dengan cara yang benar dan tetap memperhatikan asupan gizi yang masuk dalam tubuh kita. Sekalipun kita mengurang jumlah kalori dan karbohidrat yang masuk dalam tubuh kita (disesuakan dengan jenis pekerjaan dan aktivitas sehari-hari), namun kita harus tetap memenuhi kecukupan gizi tubuh, baik protein, karbohidrat, vitamin, mineral dan air
Hal-hal apa saja yang harus dihindari penderita maag ?
• Hindari makanan dan sumber karbohidrat yang mengandung gas (seperti nangka, pisang, kol, sawi, beras ketan, mie, bihun jagung dan singkong)
• Hindari merokok karena akan meningkatkan gas di lambung, seperti merokok.
• Hindari makanan berlemak atau gorengan (melemahkan klep kerongkongan bawah dan sulit dicerna).
• Hindari makanan berserat tajam, seperti nanas, kedondong karena akan sulit dicerna.
• Hindari makanan/minuman yang mengandung alkohol, gas karbondioksida (soft drink), kopi, coklat
• Hindari penggunaan bahan pangan berbumbu tajam yang dapat merangsang produksi asam lambung. Misalnya cabai, cuka, asam jawa, belimbing wuluh, asam kandis, asam gelugur, jeruk nipis dan lada.
• Hindari kegiatan yang bisa meningkatkan gas di lambung seperti merokok.
Hal-hal apa saja yang baik dikonsumsi bagi penderita maag ?
• Perbanyak makanan yang berserat tinggi (seperti buah dan sayur) karena dapat membantu menetralkan lemak dan asam dan yang terpenting mempercepat penyembuhan
• Mengkonsumsi makanan yang bertekstur lembut / lunak karena mudah dicerna.
• Banyan meminum air putih karena dapat menetralkan sifat asam dari makanan yang telah kita konsumsi.
Tips tambahan dalam melakukan diet bagi penderita maag :
• lakukan aktivitas atau olahraga untuk mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh. Seringkali jumlah input ( kalori makanan yang kita konsumsi) lebih besar dari pada yang kita butuhkan, sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukan kalori yang akhirnya menjadi lemak. Beberapa aktivitas atau olahraga yang dapat dilakukan antara lain : berenang, jalan cepat, berlari, atau melakukan pekerjaan rumah, setidaknya ½ jam dalam sehari. Aktivitas tersebut akan membantu pembakaran lemak-lemak dalam tubuh.
• Teknik pengolahan sebaiknya menggunakan metode rebus dan kukus. Cara memasak ini akan menghasilkan makanan bertekstur lembut/lunak. Hindari memasak dengan cara digoreng atau dipanggang, selain makanan menjadi kering, liat dan keras. Memasak dengan cara ini banyak menggunakan minyak yang dapat merangsang rasa mual.
| |
| Kembali |
|
| |
| Adv Banner |
 Hosting Web Murah
|
|
| |